Metatah, Upacara Potong Gigi di Bali
Upacara keagamaan "potong gigi" atau dalam bahasa Bali dikenal dengan istilah Metatah, Mepandes, atau Mesangih merupakan salah satu upacara yang wajib dilaksanakan dalam siklus kehidupan orang Bali.
Upacara ini boleh dilakukan jika sang anak perempuan telah mengalami menstruasi atau bagi anak laki-laki ditandai dengan telah terjadi perubahan suara. Namun demikian, upacara ini bukan berarti serta merta harus dilakukan segera ketika sang anak baru saja beranjak remaja. Upacara ini dapat dilaksanakan menunggu kesiapan orang tua, baik secara jasmani maupun rohani karena untuk dapat melaksanakan upacara ini, diperlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk mengatasi persoalan tingginya biaya, biasanya para orang tua melaksanakan upacara ini secara bersama dengan keluarga lain dalam satu desa.
Upacara ini boleh dilakukan jika sang anak perempuan telah mengalami menstruasi atau bagi anak laki-laki ditandai dengan telah terjadi perubahan suara. Namun demikian, upacara ini bukan berarti serta merta harus dilakukan segera ketika sang anak baru saja beranjak remaja. Upacara ini dapat dilaksanakan menunggu kesiapan orang tua, baik secara jasmani maupun rohani karena untuk dapat melaksanakan upacara ini, diperlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk mengatasi persoalan tingginya biaya, biasanya para orang tua melaksanakan upacara ini secara bersama dengan keluarga lain dalam satu desa.
Tujuan dari upacara ini adalah agar sang anak terlepas dari belenggu kegelapan Sad Ripu yang terdapat dalam diri manusia, yaitu: Kama, sifat penuh nafsu indriya, Lobha, sifat loba dan serakah, Krodha, sifat kejam dan pemarah, Mada, sifat mabuk dan kegila-gilaan, Moha, sifat bingung dan angkuh dan Matsarya, sifat dengki dan irihati. Selain itu, upacara ini juga untuk menggenapi kewajiban orang tua kepada anaknya. Metatah juga merupakan salah satu prasyarat yang harus dipenuhi agar perjalanan roh sang anak setelah meninggal kelak dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan roh orang tua di alam baka.
Komentar
Posting Komentar